Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Meta Analysis: The Soil Transmitted Helminth Infection and It’s Correlation with Anemia in Children Nuryati, Arum
Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati (J-BEKH) Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : Department of Biology Faculty of Mathematics and Natural Sciences Universitas Lampung in collaboration with The Indonesian Association of Biology (PBI) Lampung Branch.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jbekh.v11i2.381

Abstract

Soil-transmitted helminth (STH) infections are common in regions with high rates of anemia, particularly in low-income countries where poor nutrition is prevalent. Children attending school in these areas are most vulnerable to anemia. Both anemia and STH infections can negatively affect children's physical development, school attendance, and learning abilities. This study aims to examine the relationship between STH infections and anemia in children. A systematic review and meta-analysis following PRISMA guidelines were conducted. Articles were selected based on eligibility criteria defined using the PICO model: Population = Primary School Children, Intervention = STH infections, Comparison = No STH infections, Outcome = Anemia. The article search covered publications from 2002 to 2024 across databases such as PubMed, Science Direct, Google Scholar, Springer Link, Hindawi, and PLOS One. Keywords used included "STH," "Anaemia," "STH AND Children," and "STH AND Anaemia." Inclusion criteria consisted of full-text, cross-sectional studies published in English that discussed the impact of STH on anemia in school-aged children. The final results were expressed as adjusted odds ratios (aOR) from multivariate analysis. Data were analyzed using RevMan 5.4, and meta-analysis was performed on 12 articles from Africa and Asia. The results indicated that children infected with STH had significantly lower hemoglobin levels, leading to anemia (aOR = 2.23, 95% CI = 1.07 to 4.65, p = 0.03). This study demonstrates that STH infections contribute to anemia in school-aged children.
Deteksi Dini Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular pada Remaja Karang Taruna: Skrining dan Upaya Pencegahan Fadhilah, Siti; Rusliani, Dian Monalisa; Nuryati, Arum; Suryantara, Bima
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 1 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.537

Abstract

Prevalensi Penyakit Tidak Menular (PTM) di Indonesia terus meningkat akibat perubahan gaya hidup dan urbanisasi. PTM tidak hanya menyerang usia lanjut, tetapi juga dapat terjadi pada usia muda. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung implementasi skrining PTM pada kelompok remaja Karang Taruna Tunas Harapan guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan sejak dini. Skrining dilakukan terhadap 24 peserta berusia 19–33 tahun menggunakan metode pengukuran antropometri (tinggi badan, berat badan, lingkar lengan atas), tekanan darah, kadar hemoglobin, serta kadar gula darah sewaktu dengan alat Easy Touch GCU. Hasil skrining menunjukkan bahwa 29,2% peserta memiliki status gizi kurang, 12,5% obesitas, 6,7% mengalami anemia, 11,1% terindikasi prediabetik, dan 8,4% mengalami hipertensi tingkat 1. Tindak lanjut dilakukan melalui edukasi kesehatan mengenai PTM, anemia, serta pengaturan pola makan dan gaya hidup. Tablet tambah darah diberikan kepada remaja putri sebagai langkah pencegahan anemia. Diperlukan dukungan dari pemerintah desa dan Karang Taruna dalam mengoptimalkan posyandu remaja agar kegiatan ini berkelanjutan. Program ini dapat menjadi model dalam deteksi dini PTM berbasis komunitas untuk meningkatkan kesehatan remaja secara berkelanjutan.
Pemeriksaan gula darah dan asam urat sebagai upaya peningkatan kesehatan masyarakat Nuryati, Arum; Wuri Astuti, Dian; Nadifah, Fitri; Anwarudin, Anwarudin
Abdimas Siliwangi Vol. 8 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v8i2.26899

Abstract

The blood sugar, uric acid and blood pressure screening activities carried out in RT 04 Tamanan Wetan aim to increase efforts to detect non-communicable diseases.Diabetes Mellitus can cause various complications, including macrovascular or microvascular. Diabetes Mellitus can also cause quite serious cardiovascular disorders if not treated immediately because it can increase hypertension and heart infarction. Uric acid has a close relationship with purine metabolism disorders that can trigger an increase in uric acid levels in the bloodThe stages of activities that will be carried out include participant registration, blood pressure measurement, and random blood sugar level measurement. Participants in this health check-up were 77 people. The results of this examination showed that participants with hypertension were 64.9%, Pre-Diabetes 5.2%, Diabetes 10.4%, and High Uric Acid Levels 22.1%. In conclusion,This free health check activity is very beneficial for the community as an effort to improve public health.Keywords :Non-Communicable Diseases, Health Check-up
Deteksi Dini Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular pada Remaja Karang Taruna: Skrining dan Upaya Pencegahan Fadhilah, Siti; Rusliani, Dian Monalisa; Nuryati, Arum; Suryantara, Bima
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 1 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.537

Abstract

Prevalensi Penyakit Tidak Menular (PTM) di Indonesia terus meningkat akibat perubahan gaya hidup dan urbanisasi. PTM tidak hanya menyerang usia lanjut, tetapi juga dapat terjadi pada usia muda. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung implementasi skrining PTM pada kelompok remaja Karang Taruna Tunas Harapan guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan sejak dini. Skrining dilakukan terhadap 24 peserta berusia 19–33 tahun menggunakan metode pengukuran antropometri (tinggi badan, berat badan, lingkar lengan atas), tekanan darah, kadar hemoglobin, serta kadar gula darah sewaktu dengan alat Easy Touch GCU. Hasil skrining menunjukkan bahwa 29,2% peserta memiliki status gizi kurang, 12,5% obesitas, 6,7% mengalami anemia, 11,1% terindikasi prediabetik, dan 8,4% mengalami hipertensi tingkat 1. Tindak lanjut dilakukan melalui edukasi kesehatan mengenai PTM, anemia, serta pengaturan pola makan dan gaya hidup. Tablet tambah darah diberikan kepada remaja putri sebagai langkah pencegahan anemia. Diperlukan dukungan dari pemerintah desa dan Karang Taruna dalam mengoptimalkan posyandu remaja agar kegiatan ini berkelanjutan. Program ini dapat menjadi model dalam deteksi dini PTM berbasis komunitas untuk meningkatkan kesehatan remaja secara berkelanjutan.
IDENTIFIKASI JAMUR PENYEBAB TINEA UNGUIUM PADA KUKU KAKI PETANI DI DUSUN BAROS TIRTOHARGO KRETEK BANTUL Nadifah, Fitri; Muhajir, Nurlaili Farida; Sanusi , Kristi Elisabeth; Murtiningrum, Sri; Nuryati, Arum
JURNAL BIOSENSE Vol 8 No 3 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas PGRI Banyuwangi, Jalan Ikan Tongkol No 01, Telp (0333) 421593, 428592 Banyuwangi 68416

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/biosense.v8i3.5433

Abstract

Tinea unguium is a type of superficial mycosis that attacks the nail plate as a result of dermatophyte infection. This study aimed to identify the fungal genera responsible for tinea unguium in the toenails of farmers in Baros Hamlet, Tirtohargo Village, Kretek District, Bantul Regency. Thirteen nail samples were examined microscopically with 20 % KOH and Lactophenol Cotton Blue preparations, and cultured on Sabouraud Dextrose Agar (SDA). Three fungal genera were identified: Aspergillus (9 isolates), Penicillium (3 isolates) and Trichophyton (1 isolate). Hence, the dermatophyte causing tinea unguium in these farmers’ feet was Trichophyton sp. Microscopic observations revealed conidiophores, vesicles, phialides, and conidia consistent with the morphological characteristics of each genus. These results underscore the need for education on preventative measures, such as wearing appropriate footwear, maintaining foot hygiene, and increasing farmers’ awareness of the risk of fungal infection.
PKM PENYULUHAN MANAJEMEN KESEHATAN DIRI: PRAKTEK SENAM JARI UNTUK CEGAH PENYAKIT DM BAGI WARGA SINTOKAN CANGKRINGAN SLEMAN DIY: PRAKTEK SENAM JARI UNTUK CEGAH PENYAKIT DM BAGI WARGA SINTOKAN CANGKRINGAN SLEMAN DIY Satya Widyaningsih, Destu; Nugrahani, Ardina; Nuryati, Arum
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat - Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Bisnis Kumala Nusa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi diabetes di Indonesia terus meningkat; dari 10,9% pada 2018 menjadi 11,7% pada 2023. Berdasarkan data International Diabetes Federation (IDF) 2024, Indonesia memiliki 20,4 juta penderita diabetes dengan prevalensi 11,3%. Tren kenaikan ini mengkhawatirkan karena faktor gaya hidup tidak sehat masyarakat. Upaya pencegahan berupa dapat berupa sosialisasi tentang pola makan sehat dan pentingnya aktivitas fisik melalui program Gerakan Masyarakat (Germas). Hal ini dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat akan risiko diabetes. Berdasarkan hal tersebut maka kegiatan PKM Kolaborasi AAK Manggala dengan STIKES Guna Bangsa dilakukan. Kegiatan dilakukan di Dusun Sintokan Cangkringan Sleman DIY. Kegiatan berupa penyuluhan manajemen kesehatan diri dengan praktek senam jari yang merupakan bagian dari manajemen kesehatan diri. Tujuannya agar dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman warga setempat terkait manajemen kesehatan diri dalam pencegahan penyakit DM. Hal ini dapat membantu warga masyarakat dalam mengurangi kemungkinan terjadinya risiko terkena penyakit DM.
DETEKSI DINI DIABETES MELITUS MELALUI SKRINING DAN PENYULUHAN KESEHATAN PADA MASYARAKAT Nuryati, Arum; Risnawan, Erik; Fatimah, Siti; Satya Widyaningsih, Destu
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i2.%p

Abstract

Dusun Sintokan, RT 03 Cangkringan, melakukan pemeriksaan gula darah sewaktu, tekanan darah, dan indeks massa tubuh untuk meningkatkan upaya identifikasi penyakit menular. Komplikasi makrovaskular dan mikrovaskular diabetes melitus yang tidak diobati dapat menyebabkan hipertensi dan infark miokard, dua akibat yang sangat berbahaya dari penyakit ini. Pendaftaran peserta, pengukuran tinggi dan berat badan, konseling, dan pengisian kuesioner pengetahuan tentang diabetes melitus merupakan langkah-langkah dalam kegiatan tersebut. Terdapat empat belas peserta dalam pemeriksaan kesehatan ini. Hipertensi memengaruhi 43% subjek, kadar GDS tinggi memengaruhi 43%, dan obesitas memengaruhi 7%. Masyarakat benar-benar mendapat manfaat dari pemeriksaan kesehatan gratis ini, yang merupakan bagian dari inisiatif untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.
Pengaruh Obat Antipsikotik Terhadap Jumlah Trombosit Pada Pasien Skizofrenia di Magelang, Jawa tengah Arum Nuryati; Hieronymus Rayi Prasetya; Shafira Choirunnisa
JHN: Journal of Health and Nursing Vol. 4 No. 1 (2026): JHN: Journal of Health and Nursing, May 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/jhn.v4i1.1544

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat yang paling umum dengan etiologi yang heterogen, gejala klinisnya, respons pengobatannya, dan perjalanan penyakitnya bervariasi. Trombositopenia merupakan suatu kondisi dimana kadar sel trombosit seseorang menurun hingga kurang dari nilai normal. Mekanisme yang mendasari bagaimana Clozapine menyebabkan trombositopenia yaitu karena Clozapine memicu respon imun yang abnormal dan menghasilkan autoantibodi yang menyerang trombosit dan menyebabkan penghancurannya (imunotrombositopenia). Skizofrenia mempengaruhi sekitar 24 juta orang atau 1 dari 300 orang (0,32%) di seluruh dunia. Angka ini adalah 1 dari 222 orang (0,45%) di kalangan orang dewasa. Penyakit ini tidak sesering gangguan mental lainnya. Paling sering terjadi pada masa remaja akhir dan usia dua puluhan, dan cenderung terjadi lebih awal pada pria dibandingkan pada Wanita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh obat antipsikotik terhadap jumlah trombosit pada pasien skizorenia. Metode yang digunakan dengan desain studi cross-sectional, menggunakan data pasien sebanyak 443 pasien skizofrenia   yang menjalani rawat inap selama bulan Agustus – Oktober 2023, dan mendapatkan terapi obat tunggal Clozapine maupun obat kombinasi dengan obat antipsikotik lainnya (kombinasi Clozapine dan obat Antipsikotik lainnya, serta menggunakan hasil pemeriksaan profil darah lengkap (nilai trombosit) setelah pasien menjalani rawat inap selama 2 minggu. Hasil penelitian didapatkan tidak terdapat pengaruh secara statistic  antara obat antipsikotik terhadap jumlah nilai trombosit (p= 0.216; CI 95%= -0.130 – 0.575). Kesimpulan pada penelitian ini tidak terdapat pengaruh antara obat antipsikotik dengan jumlah nilai trombosit pada pasien skizofrenia.
Visual Health Education: A Creative Campaign Through Infographic Design Training Using Canva for High School Students Anwarudin Anwarudin; Arum Nuryati
Devotion : Journal of Research and Community Service Vol. 7 No. 6 (2026): Devotion: Journal of Community Research
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/devotion.v7i6.25738

Abstract

Visual Health Education: A Creative Campaign Through Infographic Design Training Using Canva For High School Students explores health education for high school students, which requires a communicative and creative approach aligned with the characteristics of the digital generation. One strategy that can be applied is a visually based health campaign through infographic design training using Canva. This study aims to describe the implementation of health infographic design training using Canva and analyze its contribution to improving students’ health understanding, digital literacy, and visual communication creativity. This study used a descriptive qualitative approach with a participatory training approach. The activities were carried out through stages including identifying needs, delivering health-related materials, introducing infographic design principles, practicing the use of Canva, assisting with product development, and presenting the results of visual campaigns. Data were collected through observation, documentation of student work, participant reflections, and brief interviews. The results showed that Canva-based infographic design training increased student engagement in understanding health issues, primarily because the information was presented in a simple, engaging, and easily shareable format. Students acted not only as recipients of information but also as creators of health messages, able to process data, construct visual narratives, and convey preventive advice to their peers. These findings confirm that visually based health education can be an innovative strategy in school health promotion while strengthening students’ digital literacy and creative communication skills.