Perkembangan teknologi finansial telah mendorong peningkatan penggunaan dompet digital (e-wallet) di kalangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), termasuk di Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh adopsi dompet digital (e-wallet) terhadap tingkat likuiditas UMKM di Kabupaten Pringsewu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 pelaku UMKM yang telah mengadopsi e-wallet. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat adopsi e-wallet berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 4,12, sedangkan tingkat likuiditas UMKM memiliki nilai rata-rata 3,98 yang menunjukkan kondisi likuiditas yang relatif baik. Hasil regresi menunjukkan bahwa adopsi e-wallet berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat likuiditas UMKM dengan koefisien regresi sebesar 0,623, nilai t-hitung 7,856, dan p < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,389 menunjukkan bahwa 38,9% variasi tingkat likuiditas UMKM dapat dijelaskan oleh adopsi e-wallet. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan e-wallet tidak hanya berfungsi sebagai sarana transaksi digital, tetapi juga berkontribusi terhadap pengelolaan arus kas dan kemampuan UMKM dalam memenuhi kewajiban jangka pendek sehingga mendukung penguatan likuiditas dan keberlanjutan usaha.
Copyrights © 2026