Pelatihan interaksi sosial merupakan upaya strategis untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi pada peserta didik disabilitas intelektual di lingkungan sekolah. Peserta didik yang memiliki hambatan intelektual sering menghadapi tantangan dalam memahami norma sosial, interaksi sosial, dan bekerja sama dengan teman-teman sebayanya. Penelitian ini bertujuan untuk meingkatkan keterampilan interaksi sosial peserta didik disabilitas intelektual melalui pelatihan interaksi yang disusun berdasarkan kebutuhan peserta didik. Bentuk kegiatan dalam pelatihan ini berupa pendampingan, pelatihan, dan praktik dengan menggunakan media kartu ekspresi. Adapun pelaksanaannya melalui tiga tahapan siklus, yaitu siklus I yaitu perencanaan, siklus II yaitu pemberian pelatihan, siklus III yaitu evaluasi dan tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan interakasi sosial peserta didik disabilitas intelektual dalam keterampilan empati, kemampuan interaksi sosial, mengenadalikan agresi, sikap terbuka, memahami diri, dan perilaku untuk belajar. Peningkatan tersebut tercermin melalui partisipasi peserta didik yang lebih aktif dalam mengikuti instruksi, merespons situasi sosial dengan lebih tepat, serta terlibat dalam percakapan dan kerja sama selama kegiatan pembelajaran.
Copyrights © 2025