Anak usia sekolah dasar membutuhkan pengalaman keberhasilan untuk membangun rasa mampu dan kompeten terhadap dirinya. Salah satu faktor psikologis yang berperan penting dalam proses tersebut adalah self-efficacy, yaitu keyakinan individu terhadap kemampuannya dalam menghadapi tugas dan tantangan. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak X, beberapa anak menunjukkan keyakinan diri yang rendah, seperti ragu dalam menjawab pertanyaan, cenderung meminta bantuan sebelum mencoba secara mandiri, serta pasif dalam kegiatan diskusi. Oleh karena itu, program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu meningkatkan self-efficacy anak usia sekolah dasar melalui aktivitas kreativitas berupa menggambar dan membuat prakarya. Program dilakukan kepada delapan siswa kelas V SD melalui enam sesi kegiatan individu, seperti menggambar bebas, melanjutkan gambar dari kerangka yang telah disediakan, serta menyelesaikan prakarya setengah jadi. Metode penelitian yang digunakan meliputi wawancara, observasi, kuesioner menggunakan alat ukur Morgan-Jinks Student Efficacy Scale, pelaksanaan kegiatan kreativitas, serta melalui pendekatan positive reinforcement. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata self-efficacy partisipan dari 85,12 menjadi 88,88. Selain itu, anak terlihat lebih berani, percaya diri, dan aktif selama kegiatan berlangsung. Dengan demikian, aktivitas kreativitas dapat membantu meningkatkan self-efficacy anak usia sekolah dasar secara bertahap.
Copyrights © 2026