Journal Hukum Tata Negara dan Konstitusi
Vol. 1 No. 3 (2026): Edisi: April-Juni

Rekonstruksi Sistem Presidensial Indonesia: Analisis Yuridis Efektivitas Relasi Eksekutif Legislatif Pasca Amandemen UUD 1945

Jumardi (Institut Agama Islam Muhammad Azim)
Mumtaz (Institut Agama Islam Muhammad Azim)
Munawir (Institut Agama Islam Muhammad Azim)



Article Info

Publish Date
23 Jun 2026

Abstract

Perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 pada era reformasi membawa perubahan signifikan terhadap sistem ketatanegaraan, khususnya penguatan sistem presidensial melalui prinsip checks and balances. Namun, dalam praktiknya relasi eksekutif dan legislatif masih menghadapi tantangan akibat sistem multipartai dan dinamika koalisi politik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas relasi yuridis antara eksekutif dan legislatif pasca amandemen UUD 1945, mengidentifikasi faktor hukum penyebab disharmoni kelembagaan, serta merumuskan rekonstruksi sistem presidensial yang lebih efektif dan demokratis di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus melalui analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun legitimasi Presiden telah diperkuat melalui pemilihan langsung, Presiden masih bergantung pada dukungan politik di parlemen. Kondisi ini memunculkan kompromi politik yang melemahkan fungsi pengawasan dan prinsip checks and balances. Oleh karena itu, diperlukan rekonstruksi melalui penyederhanaan partai, UU lembaga kepresidenan, dan penguatan oposisi.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jhtk

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Focus and Scope Jurnal Hukum Tata Negara dan Konstitusi adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian, kajian konseptual, serta pemikiran kritis dalam bidang hukum tata negara dan hukum konstitusi. Jurnal ini hadir sebagai forum akademik untuk memperkaya wacana keilmuan, mendorong ...