Diabetes Melitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis akibat gangguan kerja dan sekresi insulin yang berisiko menimbulkan komplikasi, seperti neuropati perifer dan penurunan kekuatan otot, sehingga menurunkan kualitas hidup penderita. Berdasarkan kajian teori Evidence-Based Nursing (EBN) serta sejumlah penelitian terdahulu mengenai latihan fisik pada pasien DM tipe 2, exercise berupa latihan ankle pump dan senam diabetes diyakini mampu meningkatkan sirkulasi darah, memperkuat otot, dan menurunkan kadar glukosa darah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pasien DM tipe 2 di Kelurahan Sukorejo, Gunungpati, dalam melakukan latihan tersebut sebagai upaya nonfarmakologis penguatan otot dan pencegahan komplikasi diabetes. Metode yang digunakan bersifat deskriptif melalui edukasi kesehatan, demonstrasi, dan praktik langsung pada 15 responden, dengan pengumpulan data melalui observasi serta pengukuran sebelum dan sesudah intervensi selama empat minggu. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam melakukan latihan secara mandiri; kejadian neuropati perifer menurun dari 66,7% menjadi 40% responden berdasarkan uji paired t-test (p = 0,024), sementara senam diabetes membantu menurunkan kadar glukosa darah dan meningkatkan kebugaran fisik. Kedua latihan tersebut juga terbukti memperlancar sirkulasi darah dan menjaga fleksibilitas sendi. Dapat disimpulkan bahwa latihan ankle pump dan senam diabetes merupakan intervensi nonfarmakologis yang mudah, aman, dan efektif untuk meningkatkan kekuatan otot serta mencegah komplikasi pada pasien Diabetes Melitus tipe 2.
Copyrights © 2026