Pengelolaan sampah yang belum optimal di kawasan perkotaan mendorong munculnya Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar yang berdampak pada kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola persebaran spasial TPS liar serta dampaknya terhadap lingkungan di Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan keruangan (spatial approach). Data primer diperoleh melalui observasi lapangan, dokumentasi foto menggunakan GPS Cam, pemetaan koordinat dengan Avenza Maps, serta wawancara mendalam terhadap delapan informan yang dipilih secara purposive dari warga yang bermukim di sekitar TPS liar berdekatan dengan permukiman dan pusat aktivitas. Peta persebaran TPS liar disusun menggunakan ArcGIS. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 18 titik TPS liar yang terkonsentrasi di sepanjang jalan utama, terutama di Jalan Gubernur Sewaka yang memiliki delapan titik. Seluruh lokasi didominasi oleh sampah campuran dan berpotensi menjadi sarang vektor penyakit. Sebagian besar titik menimbulkan bau tidak sedap, merusak vegetasi sekitar, dan beberapa berada dekat badan air sehingga berisiko mencemari lingkungan melalui lindi dan pembakaran sampah. Penelitian ini berkontribusi dalam menyediakan basis data spasial yang dapat dimanfaatkan pemerintah daerah sebagai dasar penanganan TPS liar berbasis wilayah di tingkat kecamatan. Keterbatasan penelitian ini terletak pada belum dilakukannya pengujian kualitas air dan tanah secara laboratoris, sehingga dampak pencemaran lindi yang teridentifikasi masih bersifat observasional dan memerlukan verifikasi lebih lanjut. Penanganan masalah ini memerlukan peningkatan infrastruktur persampahan, penegakan hukum, dan partisipasi aktif masyarakat.
Copyrights © 2026