Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model Discovery Learning terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar peserta didik sekolah dasar. Masalah utama yang diangkat dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa yang terlihat dari kurangnya keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran, serta dominasi metode ceramah yang digunakan oleh guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experiment) yang melibatkan dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi tes kemampuan berpikir kritis dan angket motivasi belajar. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann-Whitney melalui bantuan software SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Discovery Learning secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis sebesar 17,81% dan motivasi belajar sebesar 32,78% pada kelas eksperimen. Namun, tidak ditemukan interaksi yang signifikan antara kedua variabel tersebut secara simultan. Temuan ini menunjukkan bahwa model Discovery Learning efektif diterapkan secara terpisah untuk masing-masing aspek, namun perlu pendekatan tambahan untuk mengintegrasikan keduanya. Hasil ini memberikan kontribusi penting terhadap pengembangan model pembelajaran yang kontekstual dan berorientasi pada keterampilan abad ke-21. This study aims to examine the effectiveness of the Discovery Learning model in improving critical thinking skills and learning motivation among elementary school students. The primary issue addressed is the low level of students’ critical thinking and learning motivation, indicated by minimal active participation in the learning process and the predominant use of lecture-based teaching methods. This research employed a quantitative approach with a quasi-experimental design involving two classes, namely an experimental class and a control class. The research instruments included a critical thinking test and a learning motivation questionnaire. Data analysis was conducted using the Wilcoxon and Mann-Whitney tests with the help of SPSS version 26. The findings reveal that the implementation of the Discovery Learning model significantly improved critical thinking by 17.81% and learning motivation by 32.78% in the experimental class. However, no significant interaction was found between the two variables simultaneously. These findings suggest that while the Discovery Learning model is effective when applied separately to each domain, additional approaches are required to integrate both aspects. The results contribute substantially to the development of contextual and 21st-century skill-oriented learning models in primary education.
Copyrights © 2026