Pemahaman konsep matematis merupakan kemampuan dasar yang penting karena membantu siswa memahami makna konsep, memilih prosedur yang tepat, dan menyelesaikan masalah matematika secara lebih bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang memperoleh pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) dan Student Teams Achievement Divisions (STAD). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan eksperimen semu tipe nonequivalent pretest-posttest group design. Sampel penelitian terdiri atas kelas X IPAS 2 sebagai kelas eksperimen I yang memperoleh pembelajaran RME dan kelas X IPAS 4 sebagai kelas eksperimen II yang memperoleh pembelajaran STAD. Data dikumpulkan melalui tes uraian yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data dilakukan menggunakan N-Gain, uji normalitas, dan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata N-Gain kelas RME sebesar 0,82, sedangkan kelas STAD sebesar 0,74. Uji Mann-Whitney memperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,003 < 0,05. Dengan demikian, peningkatan pemahaman konsep matematis siswa yang memperoleh pembelajaran RME lebih tinggi daripada siswa yang memperoleh pembelajaran STAD pada materi persamaan kuadrat. Hasil penelitian ini dapat menjadi pertimbangan bagi guru dalam memilih model pembelajaran yang sesuai untuk memperkuat pemahaman konsep matematis siswa.
Copyrights © 2026