Penelitian berkebutuhan menghadirkan inovasi visual melalui pemanfaatan warisan budaya sebagai sumber inspirasi desain. Cerita rakyat “Asal Usul Nama Minangkabau” sebagai objek memiliki kekayaan simbolik yang kuat, seperti representasi kecerdikan, kemenangan, dan filosofi hidup masyarakat Minangkabau. Narasi ini menawarkan potensi visual yang khas, terutama elemen tanduk kerbau, dinamika adu kerbau, dan ikon budaya Minangkabau, sehingga relevan untuk dikembangkan menjadi motif bordir yang bernilai estetis dan bermakna. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengolahan cerita kedalam bentuk motif bordir. Menggunakan metode yang dirumuskan oleh Gustami berupa Tahap eksplorasi dilakukan pengkajian visual budaya Minangkabau melalui literatur, ikonografi, dan pengamatan bentuk simbolik dari cerita. Tahap Perancangan berupa proses stilisasi, transformasi bentuk, serta penyusunan komposisi motif. Tahap Perwujudan menghasilkan motif bordir pada kain yang mengedepankan detail, keindahan tekstur, dan kesesuaian proporsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif bordir berbasis cerita rakyat memperkaya identitas visual busana dan memberikan nilai tambah bersifat kultural sekaligus estetis. Enam motif yang diciptakan memperlihatkan bagaimana narasi tradisional dapat diinterpretasi secara modern tanpa menghilangkan esensi budaya. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa pengembangan motif berbasis cerita rakyat memiliki potensi untuk memperluas diversifikasi desain, meningkatkan nilai komersial produk, dan memperkuat posisi fesyen berbasis budaya Indonesia di pasar global.
Copyrights © 2026