Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis melalui model Siklus Pembelajaran 5E pada mata pelajaran IPAS untuk siswa kelas lima di SDN Mojorejo 02. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimental tipe kelompok kontrol posttest-only. Sampel terdiri dari kelas VB sebagai kelas eksperimen dan kelas VC sebagai kelas kontrol, yang dipilih menggunakan simple random sampling. Analisis data melibatkan uji normalitas, homogenitas, dan uji t sampel independen. Hasil menunjukkan bahwa data terdistribusi normal dan homogen, dan diperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang mengarah pada penolakan H₀ dan penerimaan H₁. Hal ini menunjukkan bahwa model Siklus Pembelajaran 5E efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPAS untuk siswa kelas lima di SDN Mojorejo 02.
Copyrights © 2026