JURNAL PUBLIK REFORM
Vol 13, No 1 (2026)

ETIKA KOMUNIKASI PUBLIK DI ERA POLARISASI DIGITAL

Adit Tio (Universitas Dharmawangsa)
Bagas Prasetiya (Universitas Dharmawangsa)
Dzikra Aqila Hamdani (Universitas Dharmawanhsa)
Surya Chandra (Universitas Dharmawangsa)
Budiman Purba (Universitas Dharmawangsa)



Article Info

Publish Date
25 Jun 2026

Abstract

Konsep etika komunikasi publik di era polarisasi digital merupakan aspek penting kewarganegaraan dalam kehidupan bernegara di Indonesia. Di Indonesia, media sosial merupakan platform atau akses utama untuk debat publik, kampanye politik, dan wacana nasional. Oleh karena itu, setiap warga negara dapat menyampaikan pandangannya atau menyuarakan pendapat serta dituntut untuk berkomunikasi secara etis. Artikel ini membahas etika komunikasi publik di era polarisasi digital dengan menekankan literasi digital, kesadaran akan hak dan kewajiban, serta tanggung jawab moral dalam berkomunikasi. Dengan Menggunakan metode tinjauan pustaka, penulis mempelajari konsep polarisasi digital, krisis etika komunikasi publik di media sosial, dan peran pendidikan kewarganegaraan dalam membentuk kewarganegaraan digital yang beretika. Analisis menunjukkan bahwa kurangnya penerapan etika komunikasi yang etis di ruang digital yang memperburuk retorika emosional, hoaks, dan ujaran kebencian. Dengan demikian, etika komunikasi publik di era polarisasi digital bukan hanya persoalan moral individu, tetapi juga masalah kewarganegaraan yang berdampak pada demokrasi dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jupublik

Publisher

Subject

Environmental Science Social Sciences

Description

Ruang Lingkup jurnal Publik Refrom pada prinsipnya berkenaan dengan model-model organisasi dan perilaku birokrasi. Manajemen publik, yaitu berkenaan dengan sistem dan ilmu manajemen, evaluasi program dan produktivitas, anggaran publik dan manajemen sumber daya manusia. Implementasi yaitu menyangkut ...