Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketelitian vertikal Digital Elevation Model (DEM) hasil pengolahan data Unmanned Aerial Vehicle (UAV) menggunakan perangkat lunak Agisoft Metashape di lingkungan Kampus Politeknik Astra. Permasalahan utama yang dikaji adalah sejauh mana tingkat ketelitian vertikal DEM yang dihasilkan dari data UAV, terutama dengan konfigurasi teknis yang melibatkan lima titik Ground Control Point (GCP) tanpa variasi jumlah titik lainnya. Metode penelitian dilakukan secara kuantitatif dengan tahapan akuisisi citra menggunakan UAV, pengolahan fotogrametri di Agisoft Metashape, dan validasi ketelitian menggunakan Check Point atau GCP yang diukur dengan GNSS RTK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DEM yang dihasilkan memiliki nilai RMSE Z sebesar 0.125574262 meter (12.55742619 cm), mengindikasikan ketelitian vertikal yang tinggi sesuai standar ASPRS yaitu nilai RMSE vertikal ≤20 cm dikategorikan ke dalam Engineering Class II (Medium Accuracy). Meskipun jumlah GCP tidak divariasikan, hasil ini memberikan gambaran awal mengenai efektivitas penggunaan UAV untuk pemetaan topografi skala lokal. Penelitian ini merekomendasikan studi lanjutan dengan variasi jumlah GCP untuk memahami pengaruh konfigurasi titik kontrol secara lebih menyeluruh.
Copyrights © 2026