Proses deployment perangkat lunak .NET di PT XYZ saat ini menghadapi hambatan operasional berupa prosedur manual yang memicu rework akibat ketidakkonsistenan data administrasi, sehingga menyebabkan latensi eksekusi yang menghambat delivery time. Penelitian ini bertujuan untuk merancang modul otomasi yang mampu melakukan validasi dokumen secara mandiri, mengeksekusi prosedur backup, dan mendistribusikan file melalui path network secara presisi. Metodologi yang digunakan adalah Software Development Life Cycle (SDLC) model Waterfall dengan pendekatan Robotic Process Automation (RPA) berbasis Microsoft Power Automate. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan performa yang signifikan, di mana durasi eksekusi teknis berhasil dipangkas dari rata-rata 20 menit menjadi hanya 73 detik, yang merepresentasikan peningkatan efisiensi waktu sebesar 93,9%. Selain itu, solusi ini berhasil mengeliminasi latensi koordinasi manual hingga dua hari kerja. Transformasi digital ini juga meningkatkan tingkat transparansi dokumentasi (traceability) secara drastis dari 0% menjadi 100% melalui mekanisme logging otomatis, sehingga memperkuat akuntabilitas dan tata kelola operasional IT di lingkungan manufaktur.
Copyrights © 2026