Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dan hasil penciptaan busana avant-garde yang terinspirasi dari arsitektur Salisbury Cathedral melalui penerapan teknik turned edge applique dan double edged ruffles. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Double Diamond yang meliputi tahap Discover, Define, Develop, dan Deliver. Tahap Discover dilakukan melalui eksplorasi karakter arsitektur Salisbury Cathedral, khususnya struktur bangunan, karakter vertikal, dan elemen jendela gothic. Tahap Define meliputi perumusan konsep desain, penentuan siluet, serta pemilihan teknik dan material yang divisualisasikan dalam moodboard. Tahap Develop mencakup pengembangan desain dan penerapan teknik manipulasi tekstil turned edge applique dan double edged ruffles. Tahap Deliver merupakan tahap perwujudan busana akhir dan evaluasi hasil oleh ahli. Penilaian dilakukan oleh tiga orang ahli menggunakan lembar observasi berdasarkan aspek kreativitas dan orisinalitas, penerapan teknik, kombinasi teknik, serta hasil jadi. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata sebesar 4,93 dengan kategori sangat baik. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik turned edge applique dan double edged ruffles mampu mendukung penciptaan busana avant-garde yang kuat secara visual, struktural, dan konseptual, serta efektif merepresentasikan karakter arsitektur Salisbury Cathedral sebagai sumber ide
Copyrights © 2026