Teori dan praktik manasik haji dan umroh sangat penting untuk di mengerti, dipahami secara mendalam selagi di tanah air, agar peserta dapat menjalankan ibadah dengan baik dan benar sesuai dengan tuntunan syariat, modal pengetahuan mendalam dan praktik sebelum berangkat ke tanah suci bagi peserta menjadi wadah yang tepat untuk penelitian dan pengabdian masyarakat di Kabupaten Rejang Lebong.Kegiatan ini dilatar belakangi oleh pengetahuan masyarakat di Kabupaten Rejang Lebong tentang manasik rendah namun keinginan tahuan tinggi. Kondisi pemahaman rendah ini dapat menyebabkan salah dalam menjalankan ibadah haji dan umroh, pelaksanaan ibadah batal, tidak bernilai dan menganggu kesehatan. Tujuan kegiatan pengabdian melalui pelatihan ini untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat yang akan menjalankan ibadah haji dan umroh. dengan harapan ibadah haji dan umroh terlaksana dengan lancar, sehat dan sesuai tuntunan Islam. Metode yang digunakan yakni identifikasi kebutuhan, penyusunan materi berbasis kitab Fiqh dan pedoman resmi, pelaksanaan pelatihan dan workshop rutin di Kantor NU dan di masjid-masjid Kabupaten Rejang Lebong. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat meningkat sekitar 95% dari data penelitian sebelumnya 40-45% berdasarkan survey pra-dan pasca pelatihan, Umpan balik positif dan praktis yakni pencegahan kesalahan dalam beribadah haji, umroh dan antisipasi gangguan kesehatan. Kesimpulan menunjukan bahwa penelitian dan pengabdian dapat memperkuat spiritualitas serta mewadahi pendidikan masyarakat yang berkelanjutan. Tulisan ini diharapkan dapat menjadi model bagi pengabdian serupa di daerah lain.
Copyrights © 2026