Penelitian ini menganalisis pesan moral dalam film Avatar: Fire and Ash menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Dengan metode kualitatif, analisis difokuskan pada tiga tahap pemaknaan denotasi, konotasi, dan mitos terhadap adegan-adegan yang merepresentasikan pesan moral melalui simbol visual, dialog, dan narasi. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini mengandung pesan moral seputar hubungan manusia dengan alam, solidaritas sosial, kasih sayang keluarga, pengorbanan, dan kritik terhadap ambisi kekuasaan. Secara denotatif, film menampilkan konflik antara keluarga Sully dan Ash People; secara konotatif, konflik tersebut merepresentasikan nilai persatuan dan keharmonisan; sementara pada level mitos, film membangun ideologi keseimbangan ekologis dan bahaya dominasi kekuasaan. Dengan demikian, Avatar: Fire and Ash tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menyampaikan kritik sosial melalui sistem tanda yang kompleks.
Copyrights © 2026