Latar Belakang: Bullying merupakan perilaku agresif yang dilakukan secara sengaja dan berulang, yang dapat menyakiti fisik maupun psikologis korban. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap munculnya bullying adalah pola asuh permisif, ketika orang tua memberikan kebebasan berlebihan tanpa batasan dan pengawasan yang memadai. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pola asuh permisif dengan perilaku bullying pada siswa SMK Muhammadiyah 1 Kota Sukabumi.Metode: Penelitian menggunakan desain kuantitatif cross-sectional dengan populasi 130 siswa dan sampel 99 responden yang dipilih melalui Proportionate Stratified Random Sampling. Pola asuh permisif diukur menggunakan Parenting Styles and Dimensions Questionnaire-Short Version (PSDQ-Short Version), sedangkan perilaku bullying diukur dengan Olweus Bully/Victim Questionnaire (OBVQ). Analisis data menggunakan analisis univariat dan uji Chi-Square.Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara pola asuh permisif dan perilaku bullying (p = 0,000). Siswa dengan pola asuh permisif rendah seluruhnya menunjukkan perilaku bullying rendah, sedangkan pola asuh permisif sedang berkaitan dengan perilaku bullying sedang.Kesimpulan: Pola asuh permisif berhubungan dengan peningkatan perilaku bullying pada remaja. Orang tua perlu menerapkan pola asuh yang lebih seimbang antara kebebasan dan kontrol untuk mencegah perilaku bullying.
Copyrights © 2026