Salah satu kendala dalam pembelajaran matematika di SMK Kabupaten Pekalongan adalah kurangnya akses koneksi internet pada sekolah-sekolah tertentu. Perlu diketahui bahwa kondisi geografis Kabupaten Pekalongan didominasi oleh perbukitan sehingga tidak semua sekolah memiliki akses internet. Di lain pihak, berbagai inovasi media pembelajaran dapat diimplementasikan hanya dengan koneksi internet. Selain itu, guru matematika SMK Kabupaten Pekalongan juga merasa kesulitan jika harus membuat media pembelajaran yang berbeda untuk setiap materi yang berbeda. Berangkat dari permasalahan tersebut, Tim Pengabdian Universitas Pekalongan berinisiasi untuk memberikan pelatihan pembuatan card sorting game sebagai media pembelajaran matematika di MGMP Matematika SMK Kabupaten Pekalongan. Card sorting game dipilih karena Tim Pengabdian telah memiliki rekam jejak dalam hal tersebut sekaligus dianggap dapat menjawab permasalahan mengenai media pembelajaran. Card sorting game dapat diimplementasikan dengan fisik (kertas) dan juga dengan digital. Pelatihan dilaksanakan dalam 4 tahapan yaitu sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dengan metode ceramah, demonstrasii, dan praktik langsung. Dari 35 peserta pelatihan, 34 diantaranya mengumpulkan tugas pelatihan. Hal ini menunjukkan bahwa hampir seluruh peserta pelatihan dapat memahami materi pelatihan dan memiliki kompetensi yang diharapkan. Lebih lanjut, juga dilakukan evaluasi terkait kualitas hasil pelatihan dan diperoleh bahwa sebagian besar tugas yang dikumpulkan sesuai dengan kriteria pengukuran yang ditetapkan. Hasil evaluasi ini menunjukkan bahwa secara umum kegiatan pengabdian ini dapat dinyatakan berhasil.
Copyrights © 2026