Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses pengembangan kapasitas diri penyandang disabilitas melalui wadah industri kreatif Batik Ciprat Karya Barokah di Kismantoro. Fokus utama penelitian ini adalah untuk melihat ketercapaian indikator pengembangan kapasitas diri penyandang disabilitas dan mengidentifikasi berbagai faktor yang menjadi pendorong serta penghambat dalam industri kreatif batik ciprat karya barokah kismantoro tersebut. Dengan menggunakan metodologi kualitatif deskriptif, data dihimpun melalui teknik wawancara, pengamatan lapangan, serta penelaahan dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa industri kreatif batik ciprat karya barokah kismantoro ini telah memenuhi lima indikator pengembangan sumber daya manusia menurut teori Soeprapto yaitu pada aspek pengembangan keterampilan dan keahlian (skills), aspek wawasan dan pengetahuan (knowledge), aspek bakat dan potensi (potensial), aspek kepribadian dan motif bekerja (personality and motivation), dan aspek moral dan etos kerja (work ethics). Kemudian, hasil penelitian ini juga menemukan bahwa proses pengembangan kapasitas diri penyandang disabilitas ini memiliki faktor-faktor yang menjadi penghambat seperti stigma negatif masyarakat, keterbatasan jumlah SDM pendamping, hambatan komunikasi yang memengaruhi kemampuan teknis anggota serta kendala cuaca dan rendahnya kualitas produk di awal produksi. Namun, kendala-kendala tersebut dapat terselesaikan oleh adanya faktor pendukung yang lebih kuat, seperti dukungan kebijakan dari pemerintah daerah dan Kementerian Sosial, bantuan CSR dari sektor swasta serta adanya peningkatan kepercayaan diri dan kemandirian.
Copyrights © 2026