Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat telah meningkatkan akses Generasi Z terhadap berbagai produk fintech, seperti dompet digital, paylater, dan pinjaman online. Namun, kemudahan tersebut juga diiringi dengan meningkatnya risiko paparan pinjaman online ilegal akibat rendahnya literasi keuangan digital di kalangan pelajar. Kondisi ini menjadi dasar pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Gen Z Cerdas Finansial: Literasi Keuangan Digital dan Mitigasi Risiko Pinjaman Online Ilegal” yang bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai pengelolaan keuangan digital yang sehat, kemampuan membedakan fintech legal dan ilegal, serta kesadaran perlindungan data pribadi. Metode pengabdian dilakukan melalui pendekatan edukatif-partisipatif berupa sosialisasi, diskusi interaktif, simulasi kasus, dan penyampaian materi pengelolaan keuangan sederhana serta pengenalan risiko penyalahgunaan akses data pada aplikasi pinjaman online ilegal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai perilaku konsumsi yang lebih bijak, kemampuan mengidentifikasi ciri fintech legal, serta kesadaran pentingnya menjaga keamanan data pribadi sebagai langkah mitigasi risiko. Kegiatan ini menegaskan bahwa edukasi literasi keuangan digital sejak dini merupakan strategi preventif yang efektif untuk membentuk perilaku finansial yang bertanggung jawab pada Generasi Z serta penting untuk dilaksanakan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah.
Copyrights © 2026