Jurnal Karkasa
Vol 11 No 2 (2025): Jurnal Karkasa - Desember 2025

PERBAIKAN SIFAT-SIFAT BATU PECAH QUARRY BAGUS JAYA ABADI (BJA) SAOKA KOTA SORONG, SEBAGAI AGREGAT KASAR DALAM PEMBUATAN BETON NORMAL

Kristina Singgir (Politeknik Saint Paul Sorong)



Article Info

Publish Date
08 Dec 2025

Abstract

Batu pecah merupakan salah satu material utama sebagai agregat kasar dalam pembuatan beton normal. Mutu beton sangat dipengaruhi oleh sifat fisik agregat yang digunakan, seperti gradasi, kadar lumpur, bentuk butiran, berat jenis, dan berat volume. Batu pecah dari Quarry Bagus Jaya Abadi (BJA) Saoka, Kota Sorong, diketahui memiliki beberapa kelemahan, di antaranya gradasi yang tidak memenuhi zona SNI, bentuk butiran pipih, dan kadar lumpur yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki sifat-sifat batu pecah agar layak digunakan sebagai agregat kasar sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) dan menguji pengaruhnya terhadap kuat tekan beton pada umur 28 hari. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif–kualitatif dengan pengujian laboratorium terhadap sifat fisik agregat serta pembuatan benda uji beton dengan mutu rencana Fc 20 MPa dan Fc 25 MPa. Proses perbaikan meliputi pemilihan bentuk agregat, pencucian untuk mengurangi kadar lumpur, dan pengeringan. Hasil pengujian menunjukkan kadar lumpur agregat kasar menurun menjadi 0,28% dan gradasi memenuhi batas SNI. Uji kuat tekan beton menunjukkan hasil rata-rata 19,52 MPa (98% dari mutu rencana) untuk Fc 20 MPa, dan 17,14 MPa (68% dari mutu rencana) untuk Fc 25 MPa. Dengan demikian, batu pecah hasil perbaikan layak digunakan untuk beton normal mutu rendah hingga menengah, namun belum optimal untuk mutu tinggi tanpa perbaikan lanjutan.

Copyrights © 2025