Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan Token economy dalam meningkatkan fokus belajar mandiri pada siswa SMP. Permasalahan yang ditemukan pada subjek adalah rendahnya kemampuan mempertahankan fokus belajar karena sering terdistraksi oleh penggunaan gadget untuk aktivitas non-akademik saat belajar berlangsung. Penelitian menggunakan pendekatan single subject research (SSR) dengan desain ABA (Baseline–Intervention–Baseline). Subjek penelitian merupakan seorang siswa SMP kelas VII (tujuh) yang mengalami kesulitan mempertahankan fokus belajar mandiri. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi selama sesi belajar mandiri berdurasi 60 menit yang dibagi menjadi empat interval pengamatan. Intervensi diberikan menggunakan teknik Token economy melalui pemberian token sebagai reinforcement positif ketika subjek mampu mempertahankan fokus belajar tanpa distraksi gadget. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan fokus belajar pada fase intervensi setelah diberikannya penguatan Token economy dibandingkan fase baseline awal (sebelum diberikan intervensi). Subjek mampu mempertahankan perhatian belajar secara lebih konsisten dan perilaku distraksi gadget mengalami penurunan yang signifikan. Pada fase baseline kedua, fokus belajar masih menunjukkan kondisi yang lebih baik dibandingkan sebelum intervensi diberikan meskipun terdapat sedikit penurunan setelah penghentian token dan reward.
Copyrights © 2026