Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intellectual capital terhadap profitabilitas serta menguji peran capital intensity sebagai variabel moderasi pada perusahaan teknologi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan teknologi yang terdaftar di BEI selama periode 2022–2024. Sampel penelitian dipilih menggunakan metode purposive sampling dan data yang diperoleh sebanyak 36 data dari 12 perusahaan. Intellectual capital diukur menggunakan metode Value Added Intellectual Coefficient (VAIC™), profitabilitas diproksikan dengan Return on Assets (ROA), sedangkan capital intensity diukur melalui rasio aset tetap terhadap total aset. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa intellectual capital berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas. Selain itu, capital intensity terbukti tidak mampu memoderasi hubungan antara intellectual capital dan profitabilitas.
Copyrights © 2026