Aktivitas operasional Human Resource (HR) di era digital mengalami pergeseran paradigma dari fungsi administratif konvensional menuju otomatisasi berbasis Artificial Intelligence (AI). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak implementasi AI dalam HR Operations terhadap efisiensi organisasi dan menganalisis tingkat kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor perusahaan swasta di Kota Bekasi. Pendekatan penelitian menggunakan metode campuran (mixed-methods) dengan desain sekuensial eksplanatori. Data kuantitatif diperoleh dari kuesioner berbasis Technology Readiness Index (TRI 2.0) terhadap 184 karyawan, sementara data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 8 HR Manager di kawasan industri Kota Bekasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan AI (seperti Applicant Tracking System, AI-Chatbots, dan Predictive Analytics) meningkatkan efisiensi waktu pemrosesan administrasi HR sebesar 42,7% dan menekan biaya operasional rekrutmen hingga 35%. Namun, hasil TRI menunjukkan polarisasi kesiapan: dimensi Optimism dan Innovativeness tinggi pada segmen karyawan usia produktif muda, sedangkan dimensi Discomfort dan Insecurity signifikan pada tenaga kerja senior. Implikasi penelitian ini menegaskan perlunya model jembatan digital (digital bridging model) melalui upskilling terstruktur guna meminimalisir resistensi dan mengoptimalkan return on investment (ROI) teknologi di tingkat korporasi.
Copyrights © 2026