Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat pelaksanaan penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) pada Apotek Zahrah sebagai salah satu bisnis mikro dalam sektor farmasi. Metode yang diterapkan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa pencatatan keuangan di Apotek Zahrah masih dilakukan dengan cara manual dan belum sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku. Kendala utama yang dihadapi mencakup kurangnya pemahaman akuntansi, keterbatasan sumber daya manusia, dan belum diterapkannya sistem pencatatan digital. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan akuntansi dasar, penggunaan aplikasi keuangan sederhana, serta pendampingan secara berkala. Penerapan SAK EMKM diharapkan mampu meningkatkan kualitas laporan keuangan, mempermudahkan akses pembiayaan, serta mendukung keberlangsungan usaha mikro.
Copyrights © 2025