Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengakuan pendapatan pada Kontrak konstruksi di CV. Putri Papua, serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan PSAK 115. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CV. Putri Papua telah menerapkan metode persentase penyelesaian dalam mengakui pendapatan konstruksi, sejalan dengan ketentuan PSAK 115. Namun, terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, sistem pencatatan manual, dan ketidakpastian pembayaran dari pelanggan. Oleh karena itu, peningkatan sistem akuntansi dan pelatihan SDM menjadi penting untuk menunjang akurasi pengakuan pendapatan.
Copyrights © 2025