Aset tetap merupakan aset perusahaan yang sangat penting, tanpa adanya aset tetap mustahil sebuah perusahaan dapat menjalankan kegiatan operasional rutinnya dengan baik. Proses dasar perolehan aset tetap berwujud dan pengeluaran atau mengklasifikasikan aset tetap pada rekening laporan keuangan, terdapat perlakuan akuntansi ketika adanya penarikan aset tetap. Penarikan aset tetap diakui ketika klinik menghentikan operasional aset tetap secara normal atau terpaksa. Selain itu penulis ingin mengetahui bagaimana penerapan metode penyusutan yang ada pada klinik tersebut. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengelolaan data kuantitatif ini meliputi tahapan pengumpulan data yang berupa angka dan nilai yang bertujuan untuk mengolah data. Setelah melakukan perhitungan penyusutan menggunakan 2 metode, perhitungan aset tetap yang lebih efisiensi digunakan oleh klinik yaitu perhitungan penyusutan menggunakan metode Garis Lurus karena dianggap paling sederhana dan paling sering digunakan oleh perusahaan apalagi bagi Perusahaan yang baru mau menerapkan penyusutan aset. Berdasarkan penelitian yang dlilakukan oleh penulis di Klinik dr. Ginting maka penulis dapat menyimpulkan bahwa Klinik dr. Ginting tidak melakukan penyusutan terhadap aset-aset yang dimiliki oleh Klinik tersebut. Maka dari itu, penelitian penulis ini mengarah kepada penerapan metode penyusutan aset tetap agar pihak Klinik dapat melakukan penyusutan terhadap aset-aset yang mereka miliki.
Copyrights © 2024