Latar Belakang: Merokok masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di tingkat global dan nasional. di Kabupaten Kuningan 24,5%, mayoritas pada kelompok usia produktif. Meskipun prevalensi merokok di perdesaan Kuningan terus meningkat pada usia produktif, determinan spesifik lokal yang mendominasi perilaku ini belum banyak dieksplorasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor yang berhubungan dengan perilaku merokok pada usia produktifMetode: Penelitian analitik deskriptif dengan desain cross-sectional, melibatkan 106 responden dari populasi 2.322 orang menggunakan disproportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dan dianalisis secara univariat, bivariat (Spearman’s rank), dan multivariat (regresi logistik).Hasil: Pengetahuan, sikap, akses rokok, pengaruh teman sebaya, peran keluarga, dan stres/tekanan kerja memiliki hubungan yang bermakna dengan perilaku merokok (p<0,05), sedangkan harga rokok tidak terdapat hubungan (p=0,452). Variabel paling dominan adalah pengetahuan (Exp(B)=6,83; p=0,003).Kesimpulan: Optimalisasi penyuluhan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan tentang merokok, membentuk sikap dan stigma negatif terhadap rokok, dan melibatkan keluarga bagi perokok usia produktif
Copyrights © 2026