Pembelajaran menulis puisi di SMA masih terkendala rendahnya minat menulis, kurangnya latihan, dan kesulitan siswa menuangkan gagasan dalam bahasa imajinatif. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model Self-Directed Learning (SDL) terhadap kemampuan menulis puisi siswa kelas X SMA RK Deli Murni Bandar Baru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen tipe posttest-only control group design. Sampel berjumlah 64 siswa dari populasi 128 siswa, yang terbagi ke dalam kelas eksperimen dengan model SDL dan kelas kontrol dengan model konvensional. Instrumen penelitian berupa tes unjuk kerja menulis puisi yang dinilai berdasarkan kesesuaian tema, kekuatan imajinasi, ketepatan diksi, dan penggunaan majas. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Lilliefors, uji homogenitas varians, dan uji-t Welch. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kelas kontrol sebesar 66,99, sedangkan kelas eksperimen sebesar 83,78. Uji Welch menunjukkan perbedaan signifikan (t = 5,65; p < 0,001). Implikasinya, SDL efektif meningkatkan menulis kreatif melalui otonomi belajar, eksplorasi ide, pemilihan sumber, dan evaluasi mandiri.
Copyrights © 2026