Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemerolehan fonologi pada anak usia tiga dan lima tahun melalui pengamatan terhadap ujaran yang mereka hasilkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi partisipan dan perekaman dengan melibatkan dua anak laki-laki yang masing-masing berusia tiga dan lima tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak usia tiga tahun lebih banyak menghasilkan penyimpangan fonologis, meliputi penghilangan, penggantian, dan penambahan bunyi. Hal ini menunjukkan bahwa sistem fonologis anak tersebut masih berada pada tahap awal perkembangan. Sebaliknya, anak usia lima tahun menunjukkan pola pelafalan yang lebih stabil, meskipun masih ditemukan beberapa bentuk penyederhanaan, seperti penggantian bunyi /r/ menjadi /l/ dan penambahan bunyi [h] pada akhir kata. Selain itu, pemerolehan fonologi dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain perkembangan fisiologis, pengalaman linguistik, dan interaksi lingkungan. Temuan ini berkontribusi terhadap pemahaman mengenai perkembangan fonologi anak usia dini serta dapat dijadikan sebagai referensi dalam mendukung perkembangan bahasa anak.
Copyrights © 2026