Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan predikat sebagai teknik naratif dalam cerpen “Seribu Kunang-Kunang di Manhattan” karya Umar Kayam. Fokus penelitian diarahkan pada penggunaan predikat dalam membangun struktur cerita, menggambarkan hubungan antartokoh, dan menampilkan kondisi psikologis tokoh. Penelitian ini menggunakan pendekatan sintaksis-stilistik dengan metode deskriptif kualitatif. Data berupa satuan kalimat dalam cerpen yang dianalisis berdasarkan pola sintaksis dan fungsi estetiknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa predikat verbal transitif dan intransitif cenderung membangun suasana naratif yang statis. Sementara itu, predikat verbal mental digunakan untuk memperlihatkan konflik batin dan kegelisahan tokoh Marno di tengah kehidupan Manhattan. Selain itu, penggunaan predikat nonverbal turut memperkuat gambaran keterasingan emosional tokoh. Dengan demikian, struktur predikat dalam cerpen ini tidak hanya berfungsi secara gramatikal, tetapi juga berperan secara estetis dalam membangun makna psikologis dan kedalaman naratif cerita.
Copyrights © 2026