Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pergeseran nilai karakter anak di era digital dengan mengintegrasikan filsafat ilmu, psikologi pendidikan, dan pendekatan pedagogis. Fenomena meningkatnya penggunaan gawai dan berkurangnya permainan tradisional telah menimbulkan dampak sosial, psikologis, dan moral yang signifikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka dengan analisis konten kualitatif, hermeneutika filsafat ilmu, dan psikologi pendidikan. Hasil kajian menunjukkan melemahnya keterampilan sosial, regulasi emosi, dan internalisasi moral anak. Sebagai solusi, pembelajaran berbasis Problem Based Learning (PBL) direkomendasikan untuk menguatkan nilai sosial, Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk melatih regulasi emosi, serta Cooperative Learning untuk memperkuat internalisasi moral. Kajian ini menegaskan pentingnya integrasi filsafat ilmu, psikologi pendidikan, dan metode pembelajaran inovatif dalam rekonstruksi pendidikan karakter di era digital.
Copyrights © 2025