Jurnal Media Analis Kesehatan
Vol 17 No 1 (2026): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN

Profil Laboratorium Pasien Tuberkulosis (CRP, SGOT, SGPT, Hemoglobin, dan Bakteri Tahan Asam) pada Fase Intensif dan Fase Lanjutan Pengobatan

Surati (Departemen Analis Kesehatan, Poltekkes Kemenkes Semarang, Jawa Tengah, Indonesia)
Djoko Priyatno (Departemen Analis Kesehatan, Poltekkes Kemenkes Semarang, Jawa Tengah, Indonesia)
S. Y. Didik Widiyanto (Departemen Analis Kesehatan, Poltekkes Kemenkes Semarang, Jawa Tengah, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan global dengan Indonesia menempati peringkat kedua jumlah kasus terbanyak setelah India. Pengobatan TBC menggunakan Obat Anti Tuberkulosis (OAT) berpotensi menimbulkan efek samping hepatotoksik dan hematotoksik, sehingga diperlukan pemantauan parameter laboratorium pasien selama fase pengobatan intensif maupun lanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil laboratorium pasien TBC berdasarkan kadar C-Reactive Protein (CRP), Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase (SGOT), Serum Glutamic Pyruvic Transaminase (SGPT), hemoglobin, serta hasil pemeriksaan mikroskopis Bakteri Tahan Asam (BTA) pada fase pengobatan intensif dan lanjutan. Penelitian dilakukan dengan desain potong lintang (cross sectional) di Balkesmas Ambarawa dengan jumlah sampel 22 pasien, terdiri dari 9 pasien fase intensif dan 13 pasien fase lanjutan. Pemeriksaan meliputi kadar CRP, SGOT, SGPT, hemoglobin, dan mikroskopis BTA. Data dianalisis menggunakan uji Independent T-Test untuk mengetahui perbedaan antar fase pengobatan. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan pada kadar SGOT, SGPT, dan hemoglobin antara fase intensif dan lanjutan (p>0,05), dengan nilai rerata tetap berada pada kisaran normal. Kadar CRP menunjukkan penurunan dari fase intensif ke fase lanjutan, mencerminkan perbaikan kondisi inflamasi pasien. Pemeriksaan mikroskopis BTA menunjukkan 67% negatif pada fase intensif dan meningkat menjadi 100% negatif pada fase lanjutan, menandakan efektivitas terapi OAT.  Pengobatan TBC fase intensif dan lanjutan efektif menurunkan inflamasi dan menghilangkan bakteri, sementara parameter laboratorium lain relatif stabil. Kepatuhan minum OAT, status gizi, serta faktor gaya hidup diduga memengaruhi keberhasilan terapi.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

medankes

Publisher

Subject

Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology

Description

Jurnal Media Analis Kesehatan merupakan Jurnal ilmiah yang memuat tulisan ilmiah yang berkaitan dengan bidang ilmu analis kesehatan atau teknologi laboratorium medik. Jurnal ilmiah yang membahas tentang kompetensi analis kesehatan yang meliputi kompetensi Mikrobiologi, Hematologi, Parasitologi, ...