Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi paradigma baru dalam dunia Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui implementasi Desain Pembelajaran dalam Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Realitas pendidikan modern sering kali terjebak dalam pragmatisme pencapaian nilai akademik dan standarisasi kompetensi teknis yang kaku, sehingga mengabaikan aspek emosional dan spiritual peserta didik. KBC hadir sebagai alternatif pedagogis yang menempatkan cinta (mahabbah), empati, humanisme, dan koneksi batin religi sebagai fondasi utama interaksi instruksional. Melalui pendekatan kualitatif-deskriptif berbasis studi literatur, artikel ini merumuskan lima prinsip dasar KBC dalam PAI, langkah-langkah konkret perancangan pembelajaran yang humanis, serta model evaluasi hasil belajar yang menjaga martabat peserta didik.
Copyrights © 2026