Ketahanan pangan merupakan isu penting bagi Indonesia. Swasembada pangan menjadi salah satu tujuan utama dalam pembangunan sektor pertanian untuk memastikan ketahanan pangan nasional. Kabupaten Samosir merupakan salah satu daerah yang menjadi penerima program pompanisasi untuk peningkatan indeks pertanaman (IP) padi. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang memengaruhi respons petani dalam peningkatan indeks pertanaman padi melalui program pompanisasi di Kecamatan Onan Runggu Kabupaten Samosir Provinsi Sumatera Utara. Metode yang dilakukan adalah deskriptif kuantitatif. Untuk mengetahui tingkat respons petani digunakan skala likert, dan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi respons petani yaitu dengan variabel pengalaman, kegiatan penyuluhan, peran ketua kelompok tani dan persepsi petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat respons petani dalam peningkatan indeks pertanaman padi melalui program pompanisasi di Kecamatan Onan Runggu tergolong tinggi (78,6%). Secara parsial, variabel yang berpengaruh nyata terhadap respons petani dalam peningkatan indeks pertanaman padi melalui program pompanisasi adalah variabel kegiatan penyuluhan, peran ketua kelompok tani dan persepsi petani, sedangkan variabel pengalaman bertani berpengaruh tidak nyata.
Copyrights © 2026