Limbah pakaian dari program donasi mahasiswa berpotensi menimbulkan masalah lingkungan jika tidak dikelola. Di sisi lain, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) membutuhkan media pembelajaran yang inovatif, aman, dan ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media edukatif PAUD dari limbah pakaian donasi mahasiswa menggunakan model ADDIE serta menganalisis kelayakannya. Metode penelitian menggunakan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang dibatasi pada tahap analisis, desain, dan pengembangan. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan angket validasi oleh dua ahli (desain dan media pembelajaran). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 87 potong pakaian donasi, 49 potong (56,3%) tidak tersalurkan dengan total luas bahan 68,8 m². Produk yang dikembangkan meliputi smart book kain (3 unit), boneka jari (12 set), dan puzzle lembut (2 unit). Hasil validasi ahli desain memperoleh skor 3,6 (sangat layak), ahli media 3,75 (sangat layak), dengan skor kelayakan gabungan 3,675 (91,9%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa daur ulang limbah pakaian donasi menjadi media edukatif PAUD layak secara konseptual dan fisik, serta berpotensi menjadi solusi pengelolaan limbah sekaligus penyediaan media pembelajaran yang kreatif dan ramah lingkungan.
Copyrights © 2026