Peningkatan konsumsi energi pada sektor bangunan, termasuk institusi pendidikan, mendorong perlunya solusi efisiensi energi seperti otomatisasi pencahayaan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, mengimplementasikan, dan menganalisis kinerja sistem penerangan otomatis di Laboratorium Dasar Sistem Kontrol (DSK) Institut Teknologi Indonesia. Sistem dikembangkan dengan mengintegrasikan smart switch, lampu LED, dan sensor melalui platform open-source Home Assistant sebagai pusat kendali, serta memungkinkan kendali manual, jarak jauh, dan berbasis suara. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan rekayasa dengan tahapan studi literatur, perancangan, implementasi, dan pengujian. Kinerja sistem dievaluasi berdasarkan parameter waktu respons pada tiga skenario input: manual, remote melalui jaringan LAN, dan remote melalui jaringan GSM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem berhasil diimplementasikan dengan integrasi yang stabil. Pengujian waktu respons menghasilkan nilai rata-rata 0,204 detik untuk input manual, 0,36 detik untuk remote LAN, dan 0,443 detik untuk remote GSM. Ketiga nilai tersebut berada dalam kategori responsif untuk mendukung operasional laboratorium. Selain itu, sistem voice assistant dapat merespon perintah secara optimal pada intensitas suara di atas 82 dB. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan sistem otomatisasi laboratorium yang terjangkau, efisien, dan responsif, serta membuka peluang integrasi perangkat cerdas lainnya di masa mendatang..
Copyrights © 2026