Fluktuasi harga saham sektor energi merupakan sistem kompleks non-linear yang seringkali tidak dapat dijelaskan sepenuhnya oleh teori Random Walk klasik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik memori pasar dan mendeteksi fenomena transisi fase pada saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) menggunakan pendekatan Ekonofisika. Data time series harga penutupan harian diolah menggunakan metode Rescaled Range (R/S) Analysis yang dimodifikasi dengan algoritma Split-Window Hurst Exponent untuk menangkap dinamika pada skala waktu yang berbeda. Hasil simulasi komputasi menunjukkan adanya ketidaklinieran pada plot log-log (R/S), yang mengindikasikan keberadaan titik crossover pada time lag hari. Analisis tersegmentasi mengungkapkan dua rezim dinamis yang berbeda: (1) Rezim jangka pendek ( < 20 hari) yang memiliki sifat persistensi kuat dengan nilai Hurst = 0.64 , dan (2) Rezim jangka panjang ( > 20 hari) yang mengalami transisi menuju gerak stokastik acak dengan = 0.488. Temuan ini mengkonfirmasi bahwa pasar saham energi memiliki "memori" tren yang hanya bertahan efektif selama satu bulan perdagangan (sekitar 20 hari kerja) sebelum kembali ke kondisi ekuilibrium efisien. Metode deteksi crossover ini terbukti lebih akurat dalam memetakan efisiensi pasar dibandingkan estimasi Hurst tunggal konvensional, karena metode ini mampu mengungkap perubahan perilaku memori pasar yang tersembunyi pada skala waktu yang spesifik.
Copyrights © 2026