Kebutuhan material magnetik berbasis sumber alam mendorong sintesis nanopartikel magnetit (Fe₃O₄) dari pasir besi. Kebutuhan akan material magnetik berbasis sumber alam yang efisien dan bernilai tambah tinggi mendorong penelitian terhadap sintesis nanopartikel magnetit dari pasir besi. Magnetit (Fe₃O₄) merupakan material yang banyak diaplikasikan dalam bidang katalis, biomedis, dan pemisahan magnetik karena sifat superparamagnetik, kestabilan kimia, serta biokompatibilitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi rasio Fe(III)/Fe(II) terhadap karakteristik nanopartikel magnetit yang disintesis dari pasir besi alam melalui metode kopresipitasi. Variasi rasio yang digunakan meliputi 1:1, 1:2, 2:1, dan 1:3 (v/v), diikuti proses pengeringan pada 200 °C selama 1 jam. Karakterisasi dilakukan menggunakan XRF, XRD, SEM, dan UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasir besi memiliki kandungan Fe yang tinggi sehingga potensial sebagai bahan baku. Variasi rasio Fe(III)/Fe(II) terbukti memengaruhi struktur kristal, ukuran kristalit, dan morfologi partikel, dengan rasio 2:1 menghasilkan karakteristik terbaik berupa struktur spinel kubik dan ukuran kristalit paling kecil. Selain itu, nanopartikel menunjukkan morfologi relatif bulat dan sifat optik yang khas pada rentang UV. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan sintesis nanopartikel magnetit berbasis sumber daya alam melalui optimasi rasio prekursor untuk memperoleh karakteristik material yang lebih baik.
Copyrights © 2026