Pajak merupakan instrumen utama pendapatan negara, namun regenerasi profesi di bidang ini masih menghadapi tantangan akibat rendahnya minat karier mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemahaman perpajakan, pengalaman relawan pajak, dan Self-Efficacy terhadap keputusan berkarier mahasiswa di bidang perpajakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode sampel jenuh yang melibatkan 90 mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda melalui perangkat lunak IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, pengalaman relawan pajak dan Self-Efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkarier. Sebaliknya, pemahaman perpajakan tidak memiliki pengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan berkarier di bidang perpajakan. Hasil ini menegaskan bahwa kesiapan karier mahasiswa lebih ditentukan oleh pengalaman praktis dan keyakinan diri dibandingkan sekadar pemahaman teoretis. Oleh karena itu, penguatan program praktik lapangan sangat krusial untuk mencetak tenaga profesional perpajakan di masa depan.
Copyrights © 2026