Jurnal Penelitian Inovatif
Vol 6 No 2 (2026): JUPIN Mei 2026

Kombinasi Ekstrak Etanol Kulit Buah Kopi Robusta (Coffea canephora) dan Jahe Putih (Zingiber officinale) terhadap Aktivitas Bakteri Escherichia coli dengan Metode Difusi Cakram

Sandika Al Zikri (Program Studi D3 Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Bengkulu, Indonesia)
Suci Rahmawati (Program Studi D3 Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Bengkulu, Indonesia)
Putri Mulia (Program Studi D3 Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Bengkulu, Indonesia)
Oky Hermansyah (Program Studi D3 Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Bengkulu, Indonesia)
Rizki Oktarini (Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Bengkulu, Indonesia)



Article Info

Publish Date
15 May 2026

Abstract

Mikroorganisme seperti Escherichia coli merupakan salah satu penyebab utama diare. Bakteri ini sebenarnya merupakan flora normal yang hidup dalam saluran pencernaan manusia dan hewan berdarah panas, namun dalam kondisi tertentu dapat menjadi patogen. Peningkatan kasus infeksi diare yang disebabkan oleh bakteri ini sering dikaitkan dengan penggunaan antibiotik yang tidak tepat, sehingga memicu terjadinya resistensi. Oleh karena itu, diperlukan alternatif antibakteri yang berasal dari bahan alam. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen laboratorium dengan uji aktivitas antibakteri metode difusi cakram. Ekstrak diperoleh melalui proses maserasi menggunakan etanol 70% hingga menghasilkan ekstrak kental. Kombinasi ekstrak dibuat dengan perbandingan 1:1 pada berbagai konsentrasi, yaitu 10%, 20%, 40%, 60%, dan 80%. Pengujian dilakukan pada media Mueller Hinton Agar dengan ciprofloxacin sebagai kontrol positif dan DMSO sebagai kontrol negatif. Aktivitas antibakteri diukur berdasarkan diameter zona hambat, kemudian dianalisis secara deskriptif dan statistik menggunakan uji One Way ANOVA serta uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada konsentrasi 10% dan 20% tidak terbentuk zona hambat. Aktivitas antibakteri mulai terlihat pada konsentrasi 40%, 60%, dan 80% dengan rata-rata zona hambat masing-masing sebesar 6,30 mm; 7,08 mm; dan 8,57 mm yang tergolong kategori sedang. Kontrol positif menunjukkan daya hambat sangat kuat, sedangkan kontrol negatif tidak menunjukkan aktivitas. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kombinasi ekstrak memiliki aktivitas antibakteri terhadap E. coli yang bersifat dose-dependent, dengan aktivitas terbaik pada konsentrasi 80%, meskipun masih lebih rendah dibandingkan kontrol positif.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jupin

Publisher

Subject

Humanities Education Engineering Public Health Social Sciences

Description

Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN) merupakan sebuah jurnal ilmiah nasional yang mempublikasikan artikel hasil penelitian multidisiplin di berbagai bidang ilmu, seperti Teknik, Pendidikan, Ilmu Sosial Humaniora, Bahasa/Linguistik, Kesehatan, serta Ekonomi dan Bisnis. Jurnal Penelitian Inovatif ...