Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis koordinasi antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung dan Pemerintah Desa Cikembang dalam penanggulangan pascabencana gempa bumi tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Informan penelitian meliputi pejabat BPBD, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga terdampak. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koordinasi berjalan melalui mekanisme rapat evaluasi, pendataan kerusakan rumah, distribusi bantuan, serta pengerahan sumber daya lintas instansi. Disiplin pelaksanaan pedoman tugas berperan penting dalam memastikan ketertiban prosedural, meskipun masih ditemui kendala berupa keterbatasan fleksibilitas desa dalam menyesuaikan arahan teknis, kurangnya alat mitigasi, serta tekanan psikologis masyarakat. Penelitian ini menemukan bahwa meskipun struktur koordinasi telah berjalan efektif, adaptasi lokal belum sepenuhnya optimal. Penelitian ini memberikan kontribusi untuk memperkuat kolaborasi BPBD desa dengan menekankan pentingnya peningkatan kapasitas desa melalui pelatihan kebencanaan, penyediaan sarana mitigasi, serta pengembangan SOP tingkat desa yang lebih adaptif. Temuan penelitian ini diharapkan berkontribusi pada pengembangan kerangka konseptual tata kelola bencana di wilayah pedesaan, sekaligus memperkaya literatur kebijakan publik mengenai efektivitas koordinasi antarlembaga dalam konteks keterbatasan kapasitas pemerintah daerah
Copyrights © 2026