Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) keterlaksanaan proses pembelajaran dengan memanfaatkan bahan ajar handout pada elemen Desain Pemodelan Jalan dan Jembatan; serta (2) perbedaan hasil belajar kognitif siswa antara kelas kontrol yang tidak menggunakan handout dan kelas eksperimen yang menggunakan handout hasil pengembangan peneliti pada materi klasifikasi jalan. Penelitian ini menerapkan metode Quasi-Experimental Design dengan melibatkan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dalam pendekatan kuantitatif. Instrumen yang digunakan meliputi pretest, posttest, serta angket validasi guna menilai kelayakan handout berdasarkan penilaian para ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keterlaksana-an pembelajaran pada ranah guru mencapai 89%, sedangkan pada ranah siswa sebesar 87%. Kedua nilai tersebut berada pada rentang 76%–100% dengan kategori sangat baik, sehingga pelaksanaan pembelajaran menggunakan bahan ajar handout dapat dinyatakan berjalan secara optimal. Berdasarkan hasil analisis Independent Sample t-Test diperoleh nilai Sig. (2-tailed) < 0,001 yang lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Perbedaan tersebut juga didukung oleh rata-rata persentase kenaikan nilai, di mana kelas eksperimen memperoleh kenaikan sebesar 112%, sedangkan kelas kontrol sebesar 86,94%. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan bahan ajar handout memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa.
Copyrights © 2026