Perkembangan media digital menuntut merek untuk tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membangun keterikatan emosional dengan audiens. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan elemen-elemen sinematografi terkait visual storytelling yang berperan dalam membangun brand affinity pada program Motul Wheels and Wonders New Zealand 2025. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi langsung dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinematografi memiliki peran penting dalam membangun narasi visual yang mampu menyampaikan emosi, pengalaman, dan nilai merek kepada audiens. Elemen yang ditemukan diantaranya adalah: a) Komposisi visual yakni penggunaan rule of thirds dan framing untuk mengarahkan perhatian audiens; b) Pergerakan kamera seperti pan, tilt, dan tracking shot yang mendukung dinamika narasi; c) Pencahayaan, baik natural lighting maupun cinematic lighting untuk membangun atmosfer visual; d) Jenis pengambilan gambar (shot type), seperti wide shot, medium shot, dan close-up yang berfungsi dalam penekanan makna visual. Elemen tersebut secara sinematik meningkatkan kualitas storytelling. Menciptakan pengalaman menonton yang bermakna dan emosional, sehingga mampu memperkuat keterikatan audiens terhadap merek Motul. Konten yang dihasilkan berhasil memperoleh lebih dari 2 juta penayangan, yang menunjukkan tingginya atensi audiens. Konten yang dihasilkan dalam program ini tidak sekadar menampilkan produk, tetapi membangun narasi visual mengenai keandalan mesin, kebebasan berkendara, dan semangat petualangan. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan visual storytelling berbasis sinematografi dapat menjadi strategi efektif dalam membangun brand affinity dan membangun hubungan emosional dengan audiens.
Copyrights © 2026