Gangguan penglihatan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang penting, terutama di daerah dengan keterbatasan akses pelayanan kesehatan mata. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pemeriksaan mata gratis dilakukan di Negeri Latuhalat, Kota Ambon, Provinsi Maluku pada 09 Mei 2026 sebagai upaya deteksi dini gangguan penglihatan. Kegiatan ini menggunakan metode deskriptif melalui anamnesis singkat, pemeriksaan tajam penglihatan menggunakan aplikasi Peek Acuity, dan pemeriksaan mata dasar oleh enam dokter muda bagian Mata Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura serta dua dokter PPDS spesialis mata. Sebanyak 153 peserta mengikuti kegiatan ini. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kelainan refraksi, meliputi miopia, hipermetropia, astigmatisme, dan presbiopia, merupakan gangguan mata yang paling banyak ditemukan. Selain itu, ditemukan pula beberapa kasus katarak, pterigium, dan dugaan glaukoma. Peserta yang hanya mengalami presbiopia diberikan kacamata baca sesuai kebutuhan koreksi dan usia pasien, sedangkan peserta dengan kelainan mata lain dianjurkan menjalani pemeriksaan lanjutan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemeriksaan mata berbasis komunitas berperan penting dalam mendeteksi dini gangguan mata serta membantu meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan mata.
Copyrights © 2026