Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan psikoedukasi mengenai strategi coping stress sebagai upaya preventif dalam membentuk resiliensi akademik pada mahasiswa yang sedang menghadapi tekanan akademik menjelang Ujian Akhir Semester (UAS). Metode yang digunakan adalah kualitatif evaluatif dengan melibatkan lima mahasiswa sebagai subjek. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur pada tahap sebelum (pre-interview) dan sesudah (post-interview) intervensi untuk mengevaluasi perubahan persepsi mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa psikoedukasi secara signifikan efektif meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai strategi coping yang adaptif. Seluruh subjek mengalami perubahan pola pikir, dari yang sebelumnya cenderung menggunakan avoidance coping (seperti penundaan tugas) menjadi kombinasi antara emotional focused coping untuk menenangkan diri dan problem focused coping untuk menyelesaikan akar permasalahan. Temuan ini membuktikan bahwa intervensi psikoedukasi berperan krusial dalam memperkuat resiliensi akademik mahasiswa dalam menghadapi tuntutan kehidupan kampus.
Copyrights © 2026