Trigger finger atau tenosinovitis stenosis merupakan salah satu gangguan pada jari yang cukup sering terjadi, terutama akibat penggunaan jari secara berulang, seperti pada ibu jari dan jari manis. Secara umum, kondisi ini lebih banyak ditemukan pada kelompok usia dewasa. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya lansia, mengenai risiko Trigger finger yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Metode yang digunakan berupa penyuluhan disertai demonstrasi gerakan latihan sederhana yang dapat dilakukan secara mandiri. Selain itu, dilakukan evaluasi melalui pre-test dan post-test, yang menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta secara signifikan yaitu kenaikan presentase dari 20% menjadi 85% mengenai pengetahuan Trigger finger dan kanaikan pengetahuan tentang latihan dan manfaat dari 15% menjadi 70%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa masih banyak masyarakat, terutama lansia, yang belum memahami risiko terjadinya Trigger finger sebelum diberikan edukasi.
Copyrights © 2026