Eco enzyme merupakan hasil fermentasi sampah organik yang memiliki potensi sebagai produk ramah lingkungan, seperti pupuk cair, pembersih alami, dan pengusir hama. Pemanfaatan sampah daun kering dan ampas jamu berpotensi untuk dikembangkan guna mendukung upaya pengurangan limbah dan pencemaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa potensi sampah daun kering dan ampas jamu terhadap kualitas eco- enzyme yang dihasilkan dengan mengkaji pengaruh waktu fermentasi dan penambahan EM-4 dan ragi tape terhadap yield, karakteristik, dan uji aktifitas eco enzyme dalam menurunkan TSS (Total Suspended Solids) dalam air sungai. Hasil penelitian menunjukkan pada waktu 5 hari diperoleh yield sebesar 99,01% pada sampel ampas jamu sedangkan pada sampel daun kering diperoleh yield sebesar 99,54% dalam waktu 10 hari. Hasil uji karakteristik menunjukkan eco- enzyme berbahan ampas jamu dengan penambahan ragi tape dan EM-4 memiliki nilai pH 3, berwarna coklat muda dengan kadar asam asetat berkisar 0,15% - 0,48% sedangkan eco-enzyme berbahan sampah daun kering dengan penambahan ragi tape dan EM-4 memiliki nilai pH 4, berwarna coklat pekat dengan kadar asam asetat berkisar 0,18% - 0,31%. Hasil uji aktifasi menunjukkan bahwa eco- enzyme berbahan ampas jamu dan sampah daun kering dapat menurunkan TSS dari air sungai sebesar ± 64 mg/L.
Copyrights © 2026