Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesesuaian kawasan Gili Petagan sebagai lokasi wisata selam dengan mempertimbangkan parameter fisik dan biotik perairan. Metode penelitian yang digunakan adalah survei lapangan dengan pengukuran parameter kecerahan, kedalaman, arus, tutupan karang, bentuk pertumbuhan (lifeform) karang, dan jumlah ikan karang. Data dianalisis menggunakan matriks kesesuaian wisata selam yang dikembangkan oleh (Yulianda, 2007) dalam (Sudjud dkk., 2018) dan dalam (Hadiyanti dkk., 2024), sedangkan klasifikasi kategori kesesuaian (S1, S2, S3, TS) ditentukan dengan metode scoring dari (Selamet, 2002) dalam (Putra dkk., 2012). Hasil perhitungan Indeks Kesesuaian Wisata (IKW) menunjukkan variasi nilai antar stasiun antara 16,7% hingga 88,9%, enam stasiun (Stasiun 1–6) dikategorikan Sangat Sesuai (S1), sedangkan satu stasiun (Stasiun 7) tergolong Sesuai Bersyarat (S3). Temuan ini mengindikasikan bahwa secara umum Gili Petagan memiliki potensi tinggi untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata selam, namun diperlukan tindakan pengelolaan dan konservasi terfokus pada lokasi dengan kategori lebih rendah untuk memastikan keberlanjutan ekosistem terumbu karang.
Copyrights © 2026